SEJARAH MEMBUKTIKAN SISTEM EKONOMI TERBAIK DI INDONESIA


    Transkrip vlog guru gembul, Eps 199 | SEJARAH MEMBUKTIKAN SISTEM EKONOMI TERBAIK DI INDONESIA


    Pada tahun 1830 Belanda menghadapi sebuah krisis yang sangat besar di Eropa mereka berhadapan dengan krisis krisis yang terkait dengan perang dan wilayah di Indonesia mereka juga menghadapi Perang besar yaitu Perang Diponegoro perang dunia usai dan Belanda menang pada waktu itu tetapi krisis segera terjadi karena kas kosong bahkan defisit utang dimana-mana Belanda menghadapi Dilema pada waktu itu bahkan Dilema diatas dilema dilema yang pertama adalah bahwa Belanda sebenarnya sebagai penjajah memungkinkan untuk merampas harta kekayaan Indonesia kalaupun mau tetapi di sisi lain Belanda tidak pernah mau mengulang Perang Diponegoro lagi perang itu sangat besar Jadi sebenarnya perang itu adalah perang yang tiket Baraya jadi Belanda bersekutu dengan Mataram kemudian berperang dengan santri-santri kawasan Utara yang di bawah pimpinan Pangeran Diponegoro pertarungan selama 5 tahun terjadi di banyak sekali kota Dahsyat sekali seperti yang terjadi di Eropa ketika perang Napoleon dan ketika pada akhirnya Belanda menang Belanda tidak pernah mau lagi terlibat dalam perang sedahsyat itu kalaupun Belanda harus menciptakan sebuah program yang akan mengangkat kembali ekonominya program itu tidak boleh menyinggung sedikitpun masalah masalah pribumi seandainya dilema itu tidak bisa mereka atasi maka


    Dilema berikutnya menanti yaitu mereka harus dinyatakan bangkrut atau mereka angkat kaki dari Indonesia dua pilihan ini ada dua pilihan yang Tentu saja tidak mau Belanda ambil dan pada akhirnya datanglah juruselamat untuk orang-orang Belanda yaitu Van den Bosch datang ke Indonesia ke nusantara pada waktu tahun 1829 yang dia bawa itu adalah lain Rinto prinsip kerjanya sangat sederhana selama ini Belanda itu narikin pajak dari rakyat dari Bupati dan sebagainya hal yang wajar sebagai pemerintah kolonial uang yang selama ini ditarik Ini ganti menjadi produk hasil pertanian atau produk kerja jadi bisa dikait-kaitkan dengan mmt zaman sekarang ini adalah mmc-nya kuno maka si pemerintah kolonial Belanda langsung menyetujui pikiran ini dan akhirnya mengenai gagasan yaitu adalah sebagai Cultuurstelsel isinya sangat luar biasa yaitu 1 seperlima tanah rakyat mulai saat ini akan ditanami tanaman tanaman ekspor yang dibutuhkan oleh Belanda 2 kalau rakyat tidak memiliki tanah maka rakyat harus bekerja untuk kepentingan kepentingan Belanda selama 5 tahun kemudian yang ketiga bibit irigasi pupuk anti hama dan sebagainya itu akan disediakan oleh Belanda kemudian aturan selanjutnya adalah kalau keuntungannya berlebih itu untuk rakyat tapi kalau rugi misalkan ada serangan hama dan sebagainya maka Belanda yang tanggung peraturannya sangat sederhana dan nampaknya sangat menguntungkan buat kepentingan 


    Kepentingan Belanda tetapi sama sekali tidak merugikan orang-orang Indonesia benarkan ya karena keuntungan untuk Belandanya besar dan untuk rakyat sama sekali tidak rugi maka diterapkan lah itu dan memang benar Alhamdulillah hanya dalam waktu 1 tahun penerapan sistem ini maka Belanda bisa melunasi seluruh utangnya bahkan mengisi penuh kembali kasnya yang semula kosong hanya dalam waktu 1 tahun dan dalam satu tahun itu tidak ada rakyat yang lapor menderita apa dan sebagainya ternyata gagasan mmt kuno ini berlaku dengan sangat baik tetapi ada tapinya ada beberapa masalah yang belum diantisipasi sebelumnya diantaranya adalah pertama rakyat Ternyata harus membeli atau menambah jumlah ternaknya untuk ternak pengangkutan yang pertama Kemudian yang kedua padi itu ditanam harus disesuaikan dengan musim karena pada waktu itu kebanyakan adalah sawah tadah hujan jadi kalau si rakyat harus menjalankan usaha persawahan padi nya di satu sisi dan perkebunan Belanda di sisi yang lain maka ini akan bentrok dan susah dan ada satu lagi masalah yang tidak pernah bisa terpikirkan dan tidak terpecahkan Sampai detik ini yaitu adanya budaya feodal yang menyebabkan korupsi merajalela di pemerintahan kala itu ceritanya begini Baraya datang residen orang Belanda pada para bupati calon Bupati mulai sekarang pemerintah kolonial Belanda itu bikin sebuah peraturan namanya Cultuurstelsel rakyat itu harus bikin seperlima tanahnya untuk tanaman tanaman ekspor Belanda oke oke pula para bupati pulang kemudian Bupati ngobrol sama para bedana Udah kumpul semua di sini Saya barusan rapat dipanggil sama pemerintah kolonial Hindia Belanda mulai dari sekarang saya minta kalian rakyatnya ambilin empat tanahnya untuk kepentingan kebutuhan Belanda nanti setorkan sama saya secepatnya yang penting seperempat tanah rakyat untuk pemerintah kolonial Belanda oke oke udah nanya pulang kemudian bejana yang ngumpulin asisten wedana Woi asisten udah sini kumpul semuanya ini saya dapat perintah dari atasan Barusan saya minta rakyat itu sepertiga tanahnya untuk kepentingan ekspor tanaman Belanda Oke kasih tahu ke semuanya ya nanti semuanya setorkan ke saya ingat sepertiga tanahnya Oke asisten datang ke kades-kades Maaf ya Mulai dari sekarang Ya gimana lagi dah ketemu namanya juga dijajah ya ini setengah tanah rakyat itu sekarang jangan ditanami padi tapi tebu yang semacam itulah karena ini pemerintah kolonial membutuhkannya jadi tolol nah ini Kades pulang kemudian ke rakyat-rakyat Mulai sekarang saya mohon maaf ini pemerintah kolonial Belanda yang bilang mulai sekarang jangan lagi bercocok tanam di sawah Tapi bercocok tanam di perkebunan perkebunan Belanda saya minta semua tanahnya dikosongkan ganti jadi keperluan-keperluan tanaman Belanda ya Iya apa masalahnya di sini korupsi ada satu hal yang Lestari dari dulu sampai sekarang dan menyebabkan seluruh teori ekonomi yang pernah diterapkan atau seluruh gagasan ekonomi yang pernah diterapkan di Indonesia mencapai kegagalan tanam paksa atau Cultuurstelsel itu sebenarnya adalah gagasan yang sangat baik Belanda untung besar Indonesia sama sekali tidak dirugikan dengan itu tetapi faktanya adalah setelah masuk ke lapangan terjadi korupsi dimana-mana rakyat dirugikan bangsawan diuntungkan Belanda diuntungkan Belanda melihat dengan mata kepala sendiri proses terjadinya korupsi ini tetapi Belanda biarkan bahkan Belanda kasih bonus besar Kepada Bupati yang lebih bisa mengumpulkan lebih banyak tanaman tanaman ekspor korupsi dan feodalisme inilah yang akhirnya merusak ketika pada akhirnya karena rakyat pada waktu itu tidak bisa menanam padi banyak di antara mereka yang mati kelaparan Apa yang terjadi ketika banyak rakyat Indonesia yang mati kelaparan tiis-tiis aja di Garut dan di Tasikmalaya itu ada kejadian banyak orang yang mati kelaparan bahkan petani petani itu bergelimpangan jenazahnya di sawah-sawah mereka sawah-sawah yang tidak bisa lagi ditanami karena diganti dengan komunitas yang lain itu dilaporkan kepada Bupati dan apa kata Bupati Biarkan saja besok juga mayatnya hilang dan benar besok mayatnya hilang karena semalam ditarik diseret oleh harimau masuk ke dalam hutan dan ini si Bupati nya biasa-biasa aja kalau misal kita melihat buku Max Havelaar misalkan yang ditulis oleh Multatuli Dia pernah menceritakan satu pengalaman yang sangat menjijikkan di Banten di Lebak dia lagi jalan-jalan naik kuda kanan kiri sawah sudah menguning semuanya bagus sekali Indah angin dia melihat wah indah sekali ya ternyata Indonesia tapi nggak lama kemudian dia baru sadar


    Bisakan yang ditulis oleh Multatuli Dia pernah menceritakan satu pengalaman yang sangat menjijikkan di Banten di Lebak dia lagi jalan-jalan naik kuda kanan kiri sawah sudah menguning semuanya bagus sekali Indah angin dia melihat wah indah sekali ya ternyata Indonesia tapi nggak lama kemudian dia baru sadar orang-orang pada kemana padi itu dimakan insang burung-burung burung-burung ada ribuan burung-burung berterbangan seenaknya di situ orang-orang pada kemana Kenapa nggak panen nggak Berapa lama kemudian ketemu lah sama tukang dagang cincau orang Cina kaya apa ini di mana para petani ini kenapa tidak ada di sawah lagi nyabut rumput gimana ya Put rumput di rumah Bupati kurang ajar itu semua Takut dimarahi tu dia langsung naik kudanya dipakai-pakai sampai ke depan rumah Bupati keluar-keluar kumisnya gede asisten residen datang langsung kamu itu di dalam saya panggilkan lari pasti itu barulah si Multatuli itu masuk ke situ dan melihat di dalam halaman rumah bupati yang sangat luas itu rakyat lagi nyabutin rumput rakyat ngapain disini panen panen pergi-pergi Apa yang dilakukan sama si rakyat nyabutin pergi-pergi ternyata si rakyat itu jauh lebih takut pada bupatinya daripada Multatuli yang seorang asisten residen orang Belanda setelah bupatinya datang lari-lari gitu kok perutnya Itu kelihatan ditanya apa Pak Pak kok datang ke sini jauh-jauh ini kenapa rakyat suruh cabut rumput suruh pergi sana panen panen akhirnya semuanya panen pergi jadi rakyat Indonesia itu pada waktu itu sangat feodal mereka menganggap bahwa pimpinannya itu lebih tinggi derajatnya daripada Tuhan jadi boro-boro takut sama Belanda takut 9 itu nggak seberapa dibanding rasa takut mereka terhadap para bangsawan maka sudah menjadi sangat umum pemandangan atau pendengaran atau catatan sakarin masa lampau menceritakan tentang hal yang sama memilukan misal para bangsawan jalan-jalan ke kampung lihat kerbau orang ambil lihat kuda orang 


    Seberapa dibanding rasa takut mereka terhadap para bangsawan maka sudah menjadi sangat umum pemandangan atau pendengaran atau catatan satu hari di masa lampau menceritakan tentang hal yang sangat memilukan misal para bangsawan jalan-jalan ke kampung lihat kerbau orang ambil lihat kuda orang lain sambil melihat rumah bawa rumahnya digotong pokoknya mah apapun yang mereka katakan apapun yang mereka minta pasti diturutin dan tanpa perlawanan sama sekali dan sudah biasa pula ada anak gadis itu lucu cantik ambil ada istri orang ambil gak peduli siapapun kalau dia rakyat dan kalau yang ngambilnya itu adalah bangsawan sudah biasa ambil saja ini adalah potret kelam masa lalu Indonesia Apakah itu masih berlaku sampai sekarang yuk Kita lihat nanti ya kita lanjut dulu Jadi ceritanya begini ini ada aturan tidak tertulis di Indonesia Kalau yang dirugikan itu adalah Belanda maka akan terjadi perang besar seperti halnya terjadi misalkan dalam Perang Saparua di Maluku kalau yang dirugikan itu adalah bangsawan Indonesia maka akan terjadi perang besar itu seperti yang terjadi misalkan dalam perang Padri atau Perang Jawa tetapi kalau yang dirugikan itu adalah rakyat tidak akan ada perlawanan sedikitpun sama seperti tanam paksa terjadi kematian besar-besaran akibat kelaparan di Indonesia di Grobogan di Cirebon di Demak itu sampai belasan ribu di setiap kotaknya banyak orang yang meninggal dunia tidak pernah ada masalah tidak pernah ada kerusuhan atau pemberontakan karena apa Karena yang dirugikan nya itu adalah rakyat rakyat itu orang-orang Indonesia selama berabad-abad didoktrin kalau rakyat kecil diam apapun yang kalian Terima pasrah saja dan ini sampai sekarang masih berlaku kalau tadi pertanyaan itu mental-mental nya masih berlaku kalau ditanya Kenapa kamu gini atuh pada sama rakyat kecil


    Kalau di wawancara ya Kita sebagai rakyat kecil cuman bisa menunggu na pikiran-pikiran seperti itu masih Lestari sampai sekarang Sehingga mau dikasih mmt mau dikasih kapitalis mau dikasih sosialis tidak pernah ada gas-gas yang itu yang pernah berhasil di Indonesia Raya di awal tahun kemerdekaan Indonesia pemerintah itu pada waktu berpikir Kenapa orang pribumi miskin dan kenapa pendatang Cina itu kaya kaya akhirnya mereka menciptakan sebuah gagasan ekonomi yang diberi nama Ali Baba sistem Alibaba sistem Alibaba itu bagaimana sih Babah Babah Cinanya itu yang kaya kaya itu diiming-imingi nanti kamu dikasih proyek nanti kamu dikasih usaha ini itu dan sebagainya dengan hara dengan catatan bahwa kamu harus melatih kalangan pribumi untuk menjadi pengusaha pengusaha handal dil dil jadi ini gagasan seperti yang diterapkan sama Jack Ma makanya namanya sama-sama Alibaba apa yang terjadi apakah berhasil tidak apa yang menyebabkannya tidak berhasil di Cina Cinanya korupsi pribumi pribuminya malas tidak mau diajarin ini itu soal usaha mereka nggak mau Dan ini juga terbukti misal kalau Baraya orang Bandung Di Bandung itu ada Pasar Baru sejak zaman Belanda itu udah laku sudah banyak sekali orang-orang yang berjualan di sana Siapa yang dagang-dagang nya adalah pribumi usaha banyak menguasai bahkan pc-nya pak Karno itu Belinya di situ omsetnya miliaran kalau dihitung dengan kurs sekarang tetapi ketika zaman Indonesia merdeka kemudian Indonesia buka lowongan untuk PNS maka pengusaha-pengusaha dengan omzet miliaran itu menjual usahanya untuk menjadi PNS Kenapa karena kalau jadi pengusaha kita harus mikir setiap saat setiap hari kalau tidak mikir lengah sedikit gagal sedikit maka konsekuensinya adalah kebangkrutan kalau PNS mau guling-guling pun tetap dapat gaji Nah jadi mendingan dapat gaji kecil asal dijamin bahannya daripada menjadi orang kaya tapi kerja keras pikiran orang-orang Indonesia adalah seperti itu dan Kalau pikiran itu diberikan mmt diberikan dan sebagainya gagasan-gagasan ekonomi modern maka kita tidak akan bisa menjangkaunya karena realita ekonomi dengan realitas realitanya kita tidak pernah mau Misalkan begini brayat


    Apakah Indonesia sumber daya alamnya banyak kok Ya tentu saja tanahnya luas tentu saja sumber daya berdaya alam itu kualitasnya tinggi oh tentu saja siapa yang mengelola pengelolaannya pertanyaannya sederhana Siapa yang mau mengelolanya diserahkan kepada pribumi ternyata ketika diserahkan kepada pribumi ekspektasi keuntungannya jauh di bawah jauh di atas pendapatan realitanya ekspektasinya segini Segini bahkan lebih banyak lagi yang dikelola sama masyarakat Indonesia itu malah tekor misal pertamina itu jauh lebih besar daripada Petronas nya Malaysia tetapi keuntungan Petronas jauh lebih besar daripada Pertamina misalkan yang seperti itu saja dulu Indosat juga sama seperti itu akhirnya daripada bangkrut kalau dikelola sama orang pribumi mendingan diserahkan pada swasta asing


    Ketika bener bisa diserahkan pada swasta asing luar biasa keuntungannya karena memang sumber daya Indonesia itu kalau dikelola dengan baik pasti akan jadi sangat baik memberikan keuntungan untuk Indonesianya tapi jauh lebih besar keuntungan untuk asing nah masalahnya jadi kita mau pilih yang mana mau diserahkan pada pribumi dikorup dengan kinerja yang sangat jelek diserang diserahkan pada yang asing juga kita nggak dapat apa-apa kan Dilema Baraya mau pakai sistem apapun ketika diterapkan di Indonesia yang masyarakatnya dalam masyarakat perubahan masyarakat yang seru dalam masyarakat yang tidak mau berpikir secara kritis maka susah sekali untuk menjadi maju sekarang misalkan masyarakat Indonesia dia mau kesana kesini nanti Aceng nanti asing anti Cina Jangan masukkan TKA China ke Indonesia jangan impor jangan apa dan sebagainya Ya emang ke mana aja selama ini kita kan punya potensi yang luar biasa sumber daya kita banyak Siapa yang mengelola kalau asing ditolak ke sini Emang kita bisa mengelolanya kan pada faktanya Ini Realita jangan bantah dengan ide jangan bantah dengan teori ya


    Ini Realita Apakah bisa kita makan cireng tanpa bantuan asing akan pernah bikin videonya kan mustahil untuk bikin cireng saja kita tidak mungkin karena untuk bikin cireng itu kita pake minyak kelapa minyak kelapa itu diambil dari perkebunan kelapa sawit perkebunan kelapa sawit itu hasil rekayasa genetik orang luar kemudian kita bawa pakai truk-truk nya itu tidak ada satupun yang buatan Indonesia dari track Itu disimpan di pabrik-pabrik nya Kemudian giling supaya jadi minyak kelapa Bisakah minyak sawit penggiling nya itu sama sekali bukan buatan orang Indonesia jadi Kesimpulannya adalah kalau kita anti Aceng kita anti asing dan sebagainya kita masih tinggal di pohon Nah solusinya apa Nah makanya Baraya solusinya yang paling penting dipikirkan itu bukan soal sistemnya apa bukan ekonomi syariah pasti akan menolong nggak mungkin ekonomi kapitalis pasti bisa nggak mungkin ekonomi sosialis mmt dan sebagainya gak mungkin selama kita nya memang tidak mau mengambil solusi itu karena kita lebih memilih untuk rebahan di guling dan memberikan masa depan kita di bawah keputusan pihak yang lain Baraya misalkan ada berita bahwa kalau diterapkan mmt maka kita akan Makmur akan hebat Benarkah seperti itu mereka kemudian mengajukan gagasan bahwa bukti bahwa mmt berhasil itu lihat Cina Cina maju pesat karena blablabla dan sebagainya kalau memang kita menggunakan MMC


    Kenapa utangnya paling banyak di dunia utang luar negerinya kalau memang itu berhasil di Cina Kenapa mereka impornya paling besar di sedunia tapi kan masyarakat Indonesia nggak mau kritis bahwa sebenarnya mmp itu bisa berlaku kalau kondisinya tertentu misal Jerman pernah menerapkan Ente itu setelah kekalahannya dalam Perang Dunia ke-1 Kenapa bisa seperti itu karena kepepet dan dengan cara melakukan kerja yang luar biasa gila pada waktu itu Cina juga kenapa bisa menerapkan sebagian dari mmt karena orang-orang yang bisa dipaksa karena pemerintahannya komunis kalau diterapkan di Indonesia bisa nggak tidak tapi kenapa itu benar-benar membuat ide tentang itu membuat pikiran orang Indonesia karena begini Baraya masyarakat Indonesia itu punya penyakit namanya Cinderella complex Cinderella Complex itu adalah saya miskin saya gak bisa apa-apa saya punya sumber daya tapi saya enggak bisa mengelola lalu yang saya lakukan adalah menunggu Pangeran berkuda putih datang ke sini untuk menjemput saya agar saya menjadi putri raja di sana dan hidup bahagia selamanya pikiran orang Indonesia itu adalah Cinderella complex seperti itu sehingga setiap ada gagasan baru yang sepertinya membawa angin surga kita langsung terbuai karena kita nggak berfikir solusinya apa kayak gini solusinya itu sebenarnya kita semuanya tahu gimana caranya kaya kalau uang itu dengan sebaik-baiknya


    Gimana caranya untuk sukses berpendidikan baca buku yang banyak dan sebagainya solusinya ada tapi mau nggak kita melakukannya nggak kita lebih memilih kalau ada orang lain yang membawa solusi solusi instan kita akan ikuti dia Dan inilah yang menyebabkan kita menjadi fanatik politik di satu sisi kita benci politik menjelek-jelekkan hak politik tapi di sisi lain setiap kampanye kita akan ada dalam satu kubu Kenapa Karena aku mau itu memberikan Janji Manis kepada kita memberikan janji solusi kita nggak pernah mau mencari solusi sendiri kita maunya ada orang yang menjanjikan solusi pada kita Cinderella complex Makanya kalau misalkan ada obrolan obrolan seperti ini orang-orang Indonesia biasanya langsung ya udah solusinya mana mana solusinya mereka berpikir bahwa solusi atas masalah Indonesia itu bisa diselesaikan dalam obrolan 5 menit 10 menit ada video 10 menit bisa menghasilkan sebuah solusi yang luar biasa gitu mereka berpikirnya instan kotanya atau solusi ini bisa tuh cuman 10 menit bisa 20 menit bisa jadi mikirnya seperti itu tapi saya Pengen sadar akan sedikit kepada para ya gini lah ya kalau mengangkat orang miskin menjadi seorang miliarder aja susahnya minta


    Rizky menjadi seorang miliarder aja susahnya minta ampun padahal itu 1 orang bayangkan Bagaimana mengatasi kemiskinan satu negara yang populasinya 270 juta rakyat ditambah dengan sumber daya yang luar biasa yang terbentang di 5000000 km2 tanahnya kalau satu aja susah bayangkan yang sebesar itu makanya jangan terbuai dengan gagasan-gagasan yang terlalu bau surga politisi datang Saya janjikan begini rakyat Sejahtera ada pengamat ekonomi pengamat politik saya janjikan gini gini gini kue nggak Baraya solusi yang paling tepat itu adalah kita sudah tahu solusinya mau kaya usaha mau pintar baca buku mau Soleh bertobat itulah solusinya tapi kan solusinya berat solusinya memang berat tapi masih jauh lebih baik daripada ide-ide yang luar biasa yang bisa diterapkan di atas kertas oke itu saja ya semoga bermanfaat Terima kasih kasih menyimak saya berkumpul semua alaikum warahmatullah barakatuh